Membacalah sebelum dipaksa membaca

Rabu, 19 April 2017

Nasionalis atau jualan




Lucu juga kalo saya lihat orang-orang dengan antusias jadi sok nasionalis. Dengan semangat 45 meskipun sekarang sudah tahun 2017, meskipun bukan dengan teriakan “Merdeka”, ya jelaslah kita kan sudah tidak dijajah.

Salah satu yang menggelitik telinga saya yaitu kata-kata “Cintailah ploduk-ploduk Indonesia” tapi tidak diakhiri dengan kata “Merdeka” lho. Wah begitu nasionalisnya mereka ditengah konsumtifnya masyarakat terhadap barang dari negara lain.

Sayapun ikut bangga dengan kalimat-kalimat tersebut, yang tentunya ini sesuai dengan anjuran pemerintah kita. Tapi sejenak saya jadi berfikir juga, memangnya ploduk-ploduk apa yang harus saya cintai. Biasanya kalo saya ke toko elektronik, si mbak-mbak cantik salesnya selalu nawarkan sesuatu ke saya,”mas ini TV produk lokal, kualitas dan harganya bersaing”.

Nah jadinya sampai saat ini saya masih mencari-cari untuk sekedar mencintai bukan sok nasionalis dari kalimat  “Cintailah ploduk-ploduk Indonesia”. sambil berdoa mudah-mudahan kita tidak terjajah dengan orang-orang yang munculin kalimat tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan