Membacalah sebelum dipaksa membaca

Minggu, 16 April 2017

Fotografer instan



Jaman sekarang ini serba aneh menurutku, aneh gimana? Ya udah pokoknya baca aja ceritaku ini.
Di sela-sela saya mengajar di sebuah SMK, saya mempunyai hobby fotografi. Nah saya juga terfikir untuk bagi-bagi ilmu fotografi saya ini ke anak didik saya secara cuma-cuma alias free boleh juga dibilang gratis.

Maka dari itu suatu hari saya sampekan ke anak didik saya, bahwa saya akan membuka kelas fotografi  yang nebeng pada ekskul  jurnalistik yang sudah ada di sekolah. Pokoknya intinya saya akan memberi ilmu fotografi kepada mereka yang mau.

Wah tak disangka dan dinyana, ternyata yang mendaftar ke saya lumayan banyak, sekitar sepuluh orang, eh... sepuluh orang itu banyak gak sih? Banyak jugalah kan lebih dari satu.

Langsung aja sampe di hari pertama pertemuan ya. Di hari pertama ini kesemua siswa datang, itu tuh siswa yang berjumlah sepuluh itu. Mereka antusias untuk mengikuti kelas fotografi dari saya. Mungkin mereka berfikir setelah mengikuti kelas saya, mereka nantinya akan dapat membuat foto yang indah, seindah foto punya saya hehehehehe...padahal sebenarnya foto saya tidak indah tuh boleh di cek di fb saya atau di ig saya (ehmm...).

Pertama yang saya ajarkan bukannya megang kamera terlebih dahulu, melainkan teknik fotografi, itu tuh yang disebut “Segitiga Eksposure”. Mulai dari apa itu yang disebut “diafragma” atau aperture, speed dan ISO.

Dihari kedua pertemuan mereka datang lagi, tapi peserta sudah tidak sebanyak dihari pertama, yang datang nyaris tinggal separonya. Dihari kedua ini masih ngelanjutin segitiga eksposure lagi.

Nah tiba dihari ketiga, yang datang tinggal 3 orang itupun ditengah saya njelasin tentang fotografi mereka bertiga ndengarinnya sambil manggut-manggut, eh saya pikir mereka bertiga mengerti apa yang saya jelasin, ternyata setelah saya amati manggut-manggutnya mereka bukan mengerti melainkan ngantuk.

Anehnya dimana? Gak ada kan hehehe

Itulah anak jaman sekarang, dimana mereka hidup dan besar di jaman serba instan. Pengen jadi fotograferpun maunya juga instan, mungkin mereka pikir tinggal beli kamera yang mahal, dan fotopun pasti akan bagus, jadi gak perlu repot-repot ikut kelas fotografi yang isinya tentang diafragma yang kalo dijelasin ama guru fisika pasti mereka bakalan tambah puyeng lagi.

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan