"Aku juga cinta sama kamu,” kenapa iklan seperti ini
baru muncul sekarang, kenapa tidak dari dulu munculnya. Buat saya iklan ini
bukan mewakili sebuah kartu selular. Lebih tepatnya iklan ini mewakili para
jomblowers. Ya para jomblo yang termarjinalkan. Para jomblo yang gak berani nembak gebetan.
Betapa tidak, dulu saya pernah juga berada pada
posisi termarjinalkan. Emang enak dikacangin, ya seperti itulah perasaannya
jika jadi kaum marginal. Jomblopun juga begitu, saat kawan-kawan lain punya
gebetan, kita hanya dapat menikmati kesendirian.
Kadang ada kawan sesama jomblowers mbesarin perasaan
hatinya sendiri dengan ngomong “jomblo juga pilihan.”
Ada juga yang berkata, “enakan jomblo daripada ribut
melulu sama pasangan”. Nah disinilah para jomblowers tersebut tidak
terwakilkan.
Kadang yang menyedihkan, kita tidaklah terlalu
buruk-buruk amat, tapi tetap aja gak ada yang mau nempel ke kita. Banyak juga
sih alasanya, ada yang nembak-nembak tapi gak dapet. Ada yang coba nembak, tapi
gebetan udah punyanya orang. Ada yang gak berani nembak, padahal gebetan udah
didepan mata.
Nah bagi yang masih takut-takut nembak cewek dan
tetap jadi jomblowers, sekarang kalian udah terwakilkan. Kenapa harus takut,
lekas bilang “aku juga cinta sama kamu.” sambil bayangin cowok yang ada di iklan, tidaklah secakep dirimu. Hidup jomblowers.
Sumber foto youtube
Sumber foto youtube





